Orang Wuku Prangbakat Tidak Mudah Melepaskan Harta Miliknya
(19 Januari - 15 Januari 2014)

Dewa yang menaungi Wuku Prangbakat adalah Batara Bisma, yang pemberani, cekatan, mudah mencari nafkah namun pemalu. Untuk mencegah datangnya bencana, sepekan ini ia tidak boleh memanjat atau melakukan perjalanan di jalan yang menurun.

Kitab Primbon Betaljemur Adammakna adalah kumpulan pengetahuan berdasarkan ‘ilmu titen’ yang berlangsung turun-temurun dalam masyarakat Jawa. Kitab tersebut memuat 337 bab, salah satu diantaranya adalah pengetahuan untuk menghitung, memilah dan memilih hari.

Berdasarkan kitab itu dalam sepekan ini, ada 5 hari baik untuk upacara penting dalam keluarga, dengan perincian sebagai berikut:

Minggu Pon, 19 Januari 2014, kalender Jawatanggal 17, bulan Mulud tahun 1947 Alip, (terhitung mulai Sabtu sore pukul 18.00 s/d Minggu sore pukul 18.00),baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Senin Wage, 20 Januari 2014, kalender Jawatanggal 18, bulan Mulud tahun 1947 Alip, (terhitung mulai Minggu sore pukul 18.00 s/d Senin sore pukul 18.00),baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Selasa Kliwon 21 Januari 2014, kalender Jawatanggal 19, bulan Mulud, tahun 1947 Alip, (terhitung mulai Senin sore pukul 18.00 s/d Selasa sore pukul 18.00),kurang baik untuk menyelenggarakan upacara penting, dan untuk bepergian.

Rabu Legi, 22 Januari 2014, kalender Jawatanggal 20, bulan Mulud, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Selasa sore pukul 18.00 s/d Rabu sore pukul 18.00), naas tanggal pada bulan Mulud,tidak baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Kamis Paing 23 Januari 2014, kalender Jawatanggal 21, bulan Mulud, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Rabu sore pukul 18.00 s/d Kamis Sore pukul 18.00),baik untuk menyelenggarakan upacara penting, dan untuk bepergian.

Jumat Pon, 24 Januari 2014, kalender Jawatanggal 22, bulan Mulud, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Kamis sore pukul 18.00 s/d Senin Sore pukul 18.00),baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Sabtu Wage, 25 Januari 2014, kalender Jawatanggal 23, bulan Mulud, tahun 1947 Alip (terhitung mulai Jumat sore pukul 18.00 s/d Sabtu sore pukul 18.00),baik untuk menyelenggarakan upacara penting dan untuk bepergian.

Orang yang dilahirkan pada kurun waktu 19 Januari sampai dengan 25 Januari, masuk dalam Wuku Prangbakat, wuku dengan nomor urut 24.

Orang Wuku Prangbakat Tidak Mudah Melepaskan Harta Miliknya (19 Januari - 15 Januari 2014)
Penggambaran Wuku Prangbakat adalah sebagai berikut:
Raden Prangbakat (kiri) menghadap Batara Bisma.
Kaki Batara Bisma yang sedang dicelupkan di bokor air melambangkan panjang umur dan berkelimpahan rezeki.
Pohonnya adalah Pohon Tirisan.
Burungnya adalah burung Urang-urangan.

Perwatakan dan sikap Wuku Prangbakat adalah sesuai dengan penggambaran watak dari Batara Bisma yaitu:

  • Kelemahannya : cenderung kaku, keras dalam kemauan, pemalu, pendiriannya mudah berubah. Tidak mudah melepaskan harta yang sudah menjadi miliknya.

  • Kelebihannya : cekatan dalam melakukan segala pekerjaan, berbakat sebagai prajurit karena mempunyai keberanian dan kewaspadaan. Mudah mencari nafkah.

  • Bencananya : jatuh dari pohon atau bangunan bertingkat

  • Hari nahas : tidak jelas.

  • Hari baik : tidak jelas.

Untuk mencegah agar terhindar dari celaka orang Wuku Prangbakat perlu mengupayakan slametan. Caranya adalah membuat tumpeng, lauknya sate sapi dengan bumbu rempah-rempah serba manis dan aneka sayuran disertai doa keselamatan.

Prangbakat yang berulang setiap 210 hari, yang bersangkutan tidak boleh memanjat atau melakukan perjalanan di jalan yang menurun, karena tempat bersemayamnya bencana yang digambarkan sebagai Batara Kala ada di bawah.

Herjaka HS



Artikel ini merupakan Hak Cipta yang dilindungi Undang Undang - Silahkan Mencopy Content dengan menyertakan Credit atau link website https://tembi.net - Rumah Sejarah dan Budaya


Baca Juga Artikel Lainnya :




Bale Inap Bale Dokumentasi Bale Karya Bale Rupa Yogyakarta