Konser Rock And Roll Yang Intim dari The Experience Brothers

Author:editorTembi / Date:14-06-2014 / Menandai perjalanan mereka 13 tahun bermusik, duo rock and roll ‘The Experience Brothers’ menggelar konser intim bertajuk ‘Our Deepest Growl’. Permainan gitar Ibrahim Saladdin dan gebukan drum Daud Sarasin mengguncang panggung selama dua jam penuh.

The Experience Brother, Konser Rock And Roll Yang Intim
Duo The Experience Brothers, 
foto: koleksi pribadi

Sekaligus merayakan album ketiga mereka ‘Our Deepest Growl’ yang dirilis Oktober tahun lalu, band The Experience Brothers yang mengusung ‘modern psychedelic rock blues’ ini menggelar konser musik di Goethe Haus, Jl Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, awal Juni 2014. Dua kakak beradik Bram dan Daud ini mengemas konser blues rock and roll dengan intim dan hangat.

Band yang sudah manggung di beberapa negara ini mengawali konsernya dengan dua lagu tanpa putus dan tanpa pembuka atau perkenalan. Band ini memang layak ditonton. Raungan gitar dari Bram sesekali membuat kepala penonton bergoyang asik, meski dalam posisi duduk, yang tidak lazim dalam pertunjukan rock.

The Experience Brother, Konser Rock And Roll Yang Intim
The Experience Brothers membuka konser bertajuk ‘Our Deepest Growl’

Masuk ke lagu berikutnya, Bram sebagai vokalis sekaligus gitaris memperkenalkan diri. Tanpa basa basi mereka langsung menghentak dengan nomor dari album terbarunya ‘Something Wrong’. Tak hanya menyuguhkan musik, di konser ini mereka mempertontonkan video dokumenter perjalanan panjang mereka sejak awal terbentuk. Kisah dua saudara kandung ini dalam membentuk band diceritakan dengan panjang lebar, lengkap dengan kisah bongkar pasang personil.

Cerita dari film sedikit mengharu biru ketika ada potongan cerita ayah mereka yang sibuk mengerjakan pembuatan CD album secara manual. Di sini sosok ayah diceritakan sangat berperan besar dalam karier band mereka. “Bokap adalah orang yang pertama melarang band ini bubar, katanya kalau bubar semua alat mau dijualin. Sejak awal kedua orangtua memang sangat mendukung kami bermusik,” kata Bram, yang juga mengucapkan terima kasih kepada ayahnya yang hadir di kerumunan penonton.

The Experience Brother, Konser Rock And Roll Yang Intim
Kolaborasi dengan paduan suara dan kelompok String Quartet

Usai menonton film itu mereka kembali melancarkan serangan dengan lagu dari album terbaru mereka berjudul ‘You Can Run but Can’t Hide’. Kemunculan Iga Massardi dari Tike and The Dissidents memberikan sedikit warna. Memang sejak awal sudah diworo-woro akan ada beberapa penampil lain di konser ini. Penampil berikutnya hadir tanpa basa-basi Buluk Superglad ikut membantu vokal Bram sambil bermain gitar. “Sori gw gak bisa main gitar kaya lo nih bram, jadi gw pake cara gw,” kata Buluk.

John Navid, drummer White Shoes and The Couples Company menggantikan Buluk, bedanya kali ini ia menggeser posisi Daud sebagai penabuh drum. Satu lagu selesai, Gugun Blues Shelter menyambung rangkaian musik. Raungan gitar Gugun yang bernafas blues disambut riuh tepuk tangan penonton. Tak hanya menampilkan kolaborasi dengan musisi-musisi andal Indonesia, kelompok musik yang terinspirasi dari The Beatles, Led Zeppelin dan Jimi Hendrix ini juga mengundang kelompok Bendit String Quartet dan Crystal Vox Choir dari Universitas Indonesia yang menambah megah konser itu.

The Experience Brother, Konser Rock And Roll Yang Intim
Bersama Gugun dari Gugun Blues Shelter

Konser The Experience Brothers berakhir dengan kepuasan penonton. Selama dua jam penuh mereka membuktikan kematangan mereka dalam bermusik selama 13 tahun berkarya.

Nonton yuk ..!

Naskah foto: Natalia S

Bale Karya Pertunjukan Seni

Latest News

  • 14-06-14

    Hari Keberuntungan O

    Orang Wuku Julungpujud mempunyai tekad yang tinggi dalam meraih cita-cita, sehingga ia tidak suka ada orang lain yang melebihi dirinya. Ia juga... more »
  • 14-06-14

    Konser Rock And Roll

    Menandai perjalanan mereka 13 tahun bermusik, duo rock and roll ‘The Experience Brothers’ menggelar konser intim bertajuk ‘Our Deepest Growl’.... more »
  • 14-06-14

    Kedung Pengilon, Oby

    Menurut sumber setempat dulu bila dilihat dari atas permukaan airnya berkilauan saat kena terpaan sinar matahari. Kilau cahaya dari permukaan air... more »
  • 13-06-14

    Kapi Menda, Kisah Pi

    Kutukan air telaga masih memakan korban. Kedua cantrik yang tidak berdosa, Menda dan Jembawan, yang ingin melerai perkelahian Guwarsa Guwarsi tidak... more »
  • 13-06-14

    Wader Goreng Kali Oy

    Gurih-pedas brongkos, kenyal daging sapi, krispi wader goreng, dan tekstur kacang tholo yang lumer digigit dan nyaris seperti kacang merah itu... more »
  • 13-06-14

    Highfield Secondary

    Dalam perjalanannya toh akhirnya mereka menikmati juga petualangan naik bajak yang ditarik kerbau itu. Apalagi salah satu guru mereka, Miss Cindy,... more »
  • 12-06-14

    Festival Musik Tembi

    Musik Indonesia itu tidak ada, yang ada di Indonesia itu musik Jawa, musik Batak, musik Bali dan lainnya. Festival Musik Tembi merupakan jalan menuju... more »
  • 12-06-14

    Pekan Rakyat Jakarta

    Berbeda dengan Pekan Raya Jakarta di Kemayoran yang sifatnya lebih ke skala Internasional dan menembak kalangan menengah ke atas, PRJ kali ini... more »
  • 12-06-14

    Sebilah Keris Tanggu

    Daerah Pengging termasuk salah satu wilayah yang terkenal dan bahkan dalam Ensiklopedi Keris tahun 2004 karangan Bambang Harsrinuksmo (halaman 365)... more »
  • 11-06-14

    Guru-guru SD BIAS Kl

    Setelah anak-anak SD BIAS (Bina Anak Sholeh) Klaten melakukan kegiatan wisata budaya di Tembi, giliran guru-gurunya mengikuti kegiatan yang sama pada... more »