Bakmi Tomang Jalan Mangkubumi Didatangkan dari Jakarta

Kuah Bakmi Tomang terlihat bening serta tidak berlemak. Ketika dicecap gurihnya pas. Bukan gurih pekat seperti gurih yang ditimbulkan oleh adanya bumbu masak (vetsin). Kuah bening juga memberikan efek lebih menyegarkan, tidak memberikan kesan eneg.

Mie Ayam Spesial T-M dan Pangsit Goreng dari Bakmi Tomang siap dinikmati, difoto: Sabtu siang, 26 Oktober 2013, foto: a.sartono
Mie ayam spesial T-M dan pangsit goreng Bakmi Tomang siap dinikmati

Istilah bakmi atau mie mengacu pada pengertian yang sama, yakni jenis bahan atau masakan berbahan baku mie yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai noodle. Istilah bak dalam tradisi Tionghoa sebenarnya lebih mengacu pada pengertian daging. Jadi makananyang diawali dengan istilah bak umumnya memang mengandung daging (tidak mesti daging babi).

Dari sekian rumah makan yang menyajikan menu utama mie, Bakmi Tomang Jakarta merupakan salah satu mie yang konon terkenal di kawasan Jakarta selain Mie Pasar Baru, Mie GM, Bakmi Tebet, atau mie-mie yang lain.

Bakmi Tomang dari Jakarta Barat itu kini sudah dapat dinikmati di Yogyakartatanpa harus pergi ke Jakarta. Setidaknya ada dua rumah makan atau counter Bakmi Tomang Jakarta di Yogyakarta. Satu di Ambarukmo Plaza dan yang satunya lagi berada di Jl P Mangkubumi No 9 Gowongan, atau tepatnya 50 meter di sisi utara Stasiun Tugu.

Bakmi Tomang memang memiliki spesifikasi tidak mengandung pengawet dan pewarna. Karakter mie-nya kenyal sekalipun bentuknya kecil dan pipih. Tidak mbedhel (mudah putus dan hancur), nglepeg, eneg, benyek, di lidah.

Tampilan Mie Ayam Spesial T-M dan Pangsit Goreng dari Bakmi Tomang, menunggu ritual penyantapan, difoto: Sabtu siang, 26 Oktober 2013, foto: a.sartono
Mie ayam spesial T-M yang mengundang selera

Bahan baku mie dari Bakmi Tomang didatangkan dari Jakarta langsung. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan rasa khas Bakmi Tomang sehinga standar kualitas bahan maupun rasanya terjaga. Bakmi Tomang ini bila dikenyam di lidah akan terasa “memes” (lunak namun bukan benyek/jemek). Selain itu, sekalipun mie-nya direndam relatif lama dalam kuah, tetap tidak ledrek (becek).

Kuah Bakmi Tomang terlihat bening serta tidak berlemak. Ketika dicecap gurihnya pas. Bukan gurih pekat seperti gurih yang ditimbulkan oleh adanya bumbu masak (vetsin). Kuah bening juga memberikan efek lebih menyegarkan, tidak memberikan kesan eneg.

Toping untuk Bakmi Tomang sebenarnya tidak jauh beda dengan mie ayam lainnya. Namun irisan daging ayamnya memang sengaja dipilihkan yang jauh dari lemak. Irisan daging ayam dan jamur merangnya telah dimasak lebih dulu dengan bumbu rempah dan sedikit tekanan pada rasa manis yang berpadu dengan rasa asin gurih yang ringan dari keseluruhan mie dan kuahnya. Sementara irisan cai sim atau sawi hijaunya memberikan efek menyegarkan.

Pangsit goreng dari Bakmi Tomang juga cukup istimewa. Tidak ada kata “mbeling” untuk pangsitnya. Pangsit dibuat dan digoreng sedemikian rupa sehingga “meprel” jika digigit dan dikunyah. Tidak ada bunyi klethuk atau klethik ketika pangsitnya dikunyah.

Junaidi (no. 3 dari kiri) bersama rekan-rekannya sesama pengelola Bakmi Tomang Cabang Jakarta di Jl. P. Mangkubumi No. 9 Yogyakarta, difoto: Sabtu siang, 26 Oktober 2013, foto: a.sartono
Junaidi (no. 3 dari kiri) bersama rekan-rekannya
sesama pengelola Bakmi Tomang Cabang Jakarta
di Jl P Mangkubumi No. 9 Yogyakarta

Menurut Junaidi (36) Bakmi Tomang Jakarta di Jl P Mangkubumi 9 Yogyakartaini berdiri tahun 2006. Restoran ini diawaki oleh empat orang, termasuk Junaidi. Sementara Bakmi Tomang di Jakarta Barat membuka usahanya sejak tahun 2004. Restoran ini buka pukul 07.00 – 21.30 WIB.

Selain ada menu regular, ada pula menu paket sarapan pagi di restoran ini. Untuk menu sarapan tersedia mulai jam 07.00-10.00 WIB, dengan harga Rp 12.500 hingga Rp 17.000. Selain itu ada 20-an jenis minuman di Bakmi Tomang, 18 jenis menu mie, tujuh jenis menu nasi, ada pula kwetiauw, bihun, ifumi, pangsit, bakso, ayam ca jamur, ayam goreng Tomang, dan bebek Tomang.

Makan yuk ..!

Naskah & foto:A. Sartono



Artikel ini merupakan Hak Cipta yang dilindungi Undang Undang - Silahkan Mencopy Content dengan menyertakan Credit atau link website https://tembi.net - Rumah Sejarah dan Budaya


Baca Juga Artikel Lainnya :




Bale Inap Bale Dokumentasi Bale Karya Bale Rupa Yogyakarta