Ngudia Amrih Ditiru Aja Mung Tiru-tiru

Author:editorTembi / Date:08-05-2014 / Pepatah ini ingin menekankan tentang pentingnya berpikir cerdas dan kreatif serta penuh inisiatif positif. Peniru atau pengambil gagasan atau ilmu orang lain tidak akan meningkatkan kualitas orang tersebut.

Ngudia Amrih Ditiru Aja Mung Tiru-tiru

Pepatah atau peribahasa Jawa di atas secara harafiah berarti berusahalah supaya ditiru jangan hanya ikut-ikutan.

Berusaha untuk menjadi sesuatu entah apa pun itu akan menunjukkan jati diri seseorang. Sedangkan orang yang hanya senang atau bisa meniru tidak akan pernah menjadikan dirinya sebagai “sesuatu” yang lebih bernilai.

Menjadi sesuatu dapat dikatakan sebagai semacam inovator, pembawa gagasan baru, kreator yang menunjukkan mekarnya bakat dan talenta yang dimiliki atau menunjukkan tingkat kecerdasan dan orisinalitas berpikir. Bukan follower (pengekor), bukan pengambil ide atau gagasan serta pendapat orang lain, penjiplak, plagiat, pemalsu, dan sebagainya.

Pepatah ini ingin menekankan tentang pentingnya berpikir cerdas dan kreatif serta penuh inisiatif positif. Peniru atau pengambil gagasan atau ilmu orang lain tidak akan meningkatkan kualitas orang tersebut.

Orang yang menjadi peniru atau penjiplak mungkin juga menjadi orang yang berkualitas, namun kualitasnya berada di bawah orang yang ditiru atau pencetus gagasan. Dalam bahasa sekarang orang yang demikian mungkin dapat dikatakan sebagai KW 2, dan seterusnya.

A. Sartono

Ensiklopedi Bothekan

Latest News

  • 11-07-14

    Nuansa Zaman Revolus

    Banyak pengunjung yang tertarik dengan rekaan suasana perang revolusi 45 yang disajikan di halaman depan guest house Museum Benteng itu. Apalagi di... more »
  • 11-07-14

    Hedi Yunus Bernyanyi

    Bulan ramadhan tahun ini, Hedi Yunus yang pernah meluncurkan album religi, menggandeng musisi wanita Melly Goeslaw membuat konser kecil bertajuk ‘... more »
  • 11-07-14

    Imbauan dalam Bahasa

    Mestinya spanduk ini jika dituliskan dalam bahasa Jawa yang benar adalah sebagai berikut: Aja seneng gawe gendra. Spanduk di selatan parkiran Abu... more »
  • 11-07-14

    Kegiatan ACICIS Kedu

    Anak-anak remaja ACICIS ini begitu menikmati berontel ria menyusuri areal persawahan, tegalan, dan dusun-dusun di seputaran Timbulharjo, Sewon,... more »
  • 10-07-14

    Pasinaon Basa Jawa K

    Pancen menawi dipun tandhingaken kaliyan jaman rumiyin, undha-usuk basa Jawi samenika langkung ringkes. Dene ing jaman rumiyin undha-usuk basa Jawi... more »
  • 10-07-14

    Obituari Moortri Pur

    Moorti yang semasa hidupnya tinggal di Dusun Jotawang, Kalurahan Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta, memang tak bisa lepas dari teater. Bahkan... more »
  • 10-07-14

    Carane Sinau ya Kudu

    Pepatah ini mengajarkan bahwa untuk dapat melaksanakan tindakan belajar, orang pun harus mempelajarinya. Dengan kata lain orang harus mengerti sistem... more »
  • 10-07-14

    Kamus Penemu

    Judul : Kamus Penemu  Penulis : A. Haryono  Penerbit : Gramedia, 1986, Jakarta  Bahasa : Indonesia  Jumlah halaman : v... more »
  • 08-07-14

    Jeans Khusus Pengend

    Wrangler, brand denim legendaris sejak tahun 1904 dari Amerika Serikat, meluncurkan produk inovasi terbaru berupa koleksi Wrangler Denim Performance... more »
  • 08-07-14

    Ketika Yaksa Agus be

    Yaksa mengibaratkan pamerannya seperti orang berjualan bakso pada saat ada keramaian pertunjukan wayang. “Kalau orang Jawa bilang, ‘nunut kamulyan’ (... more »