Menjelajah ke Museum Radya Pustaka Surakarta (6)

28 Jun 2015 Replika Masjid Agung Demak juga terdapat di museum ini. Replika masjid juga terbuat dari kayu jati, setinggi sekitar 1 meter. Replika Masjid Agung Demak ini ada dua, yang satu berada di Museum Radya Pustaka Surakarta dan satunya berada di Keraton Kasunanan Surakarta.

Masih berada di ruang koleksi paling belakang Museum Radya Pustaka Surakarta, para pengunjung bisa melihat koleksi replika Makam Raja-Raja Mataram di Pajimatan Imogiri yang terbuat dari kayu jati. Replika kayu ini buatan RT Ngreksadiningrat (Abdi Dalem Bupati Kalang), yang dihibahkan ke museum pada tahun 1921. Dari replika Makam Raja-Raja Mataram di Imogiri ini, pengunjung bisa melihat detail makam Raja Sultan Agung (paling atas), makam Raja-Raja Kasunanan Surakarta Hadiningrat (sebelah kanan), dan makam Raja-Raja Ngayogyakarta Hadiningrat (sebelah kiri). Luas replika lebih dari 1 meter persegi.

Pada bagian lain, pengunjung juga bisa melihat berbagai bentuk jodang dan tandu. Jodang pada zaman dahulu sering dipakai untuk mengangkut makanan dan minuman (juga sesajen). Saat ini, khususnya ketika ada merti dusun atau festival upacara adat, jodang masih dipakai untuk keperluan sama. Sementara tandu sering dipakai untuk mengangkut putri raja. Jodang dan tandu di museum ini, sebagian bermotif Cina dan berwarna merah, juga ada pula yang beratap limasan. 

Replika Masjid Agung Demak juga terdapat di museum ini. Replika masjid juga terbuat dari kayu jati, setinggi sekitar 1 meter. Replika Masjid Agung Demak ini ada dua, yang satu berada di Museum Radya Pustaka Surakarta dan satunya berada di Keraton Kasunanan Surakarta. Menurut deskripsi di replika masjid tersebut, Masjid Agung Demak didirikan pada tahun 1479 Masehi oleh para wali sanga.

Kisah menarik lain yang perlu diketahui oleh pengunjung adalah sejarah Pawukon atau Horoskop Jawa. Pawukon  merupakan kalender Jawa, yang keberadaannya dikaitkan dengan mitologi tokoh Prabu Watugunung. Koleksi Pawukon dijabarkan satu persatu dan disertai dengan gambar wayang yang menggambarkan setiap wuku Jawa tersebut. Di antara wuku-wuku Jawa yang sangat terkenal di antaranya, Sinta, Landep, Wukir, Kurantil, Tolu, Gumbreg, Warigalit, Warigagung, dan Julungwangi.

Itulah beberapa koleksi yang pantas dilihat di Museum Radya Pustaka Surakarta. Tentu butuh waktu luang untuk menyimak koleksi-koleksi di museum ini, karena begitu banyak benda koleksinya.

**00**

Naskah dan Foto:Suwandi

(tamat)

Museum Radya Pustaka Surakarta, Minggu 4 Januari 2015, sumber foto: Suwandi/Tembi Museum Radya Pustaka Surakarta, Minggu 4 Januari 2015, sumber foto: Suwandi/Tembi Museum Radya Pustaka Surakarta, Minggu 4 Januari 2015, sumber foto: Suwandi/Tembi Museum Radya Pustaka Surakarta, Minggu 4 Januari 2015, sumber foto: Suwandi/Tembi EDUKASI

Baca Juga

Artikel Terbaru

  • 02-07-15

    Pasar Seni Yogyakart

    Kangjeng Pangeran Aria Adipati Danureja, sang Patih Raja Yogyakarta, yang mempunyai gagasan mendirikan pusat kerajinan itu. Berita tersebut bisa... more »
  • 02-07-15

    Prajurit Ketanggung

    Struktur Prajurit Ketanggung terdiri atas dua oran Panji (Panji Parentah dan Panji Andhahan), dua orang Sersan, seorang pembawa panji-panji dan... more »
  • 02-07-15

    Kursus MC Jawa Tembi

    Sejak tahun 2000 Tembi Rumah Budaya membuka kursus pranatacara (MC) pamedhar sabda (pidato) bahasa Jawa, khususnya untuk upacara perkawinan. Kursus... more »
  • 29-06-15

    Go Green di Tembi Ru

    Pameran karya C Roadyn Choerodin yang berlangsung dari 12 Juni sampai 12 Juli 2015 ini menghadirkan tajuk ‘The Circle’. Karya yang berjudul ‘Go Green... more »
  • 29-06-15

    Lukisan karya murid-

    Dinamakan Gunung Pasar karena menurut sumber setempat di atas puncak gunung ini selalu bergema suara ramai orang seperti di tengah pasar. Suara itu... more »
  • 29-06-15

    Kaligrafi dan Lukisa

    Ketika masuk ke dalam Benteng Museum Heritage, suasana budaya China sangat kental terasa. Pengunjung pun langsung disuguhi karya-karya Edy Widiyanta... more »
  • 29-06-15

    Kajian Menarik tenta

    Serat Angger tersebut memuat tentang hukum material yang terkait hak dan kewajiban subyek hukum. Serat Angger Pradata Awal dan Pradata Akir juga... more »
  • 29-06-15

    Cetakan Roti Tradisi

    Kondisi cetakan roti tradisional koleksi  Museum Tembi masih bagus. Jumlahnya ada 6 buah. Koleksi ini sejak tahun 1999, berasal dari Bapak P... more »
  • 29-06-15

    Upacara Baritan, Ung

    Melalui ternak-ternak mereka, Tuhan telah melimpahkan rezeki bagi warga Desa Pendoworejo. Oleh karenanya warga empat dusun itu sepakat untuk... more »
  • 28-06-15

    Menjelajah ke Museum

    Replika Masjid Agung Demak juga terdapat di museum ini. Replika masjid juga terbuat dari kayu jati, setinggi sekitar 1 meter. Replika Masjid Agung... more »