Lisa Depe Sadar Suka Menyanyi Berkat Alicia Keys

22 Apr 2015 Depe pernah menjadi 12 finalis Indonesian Idol session 3. Ia juga pernah menjadi penyanyi drama musikal Laskar Pelangi yang diproduksi oleh Miles Production tahun 2010-2011. Ia mendapat apresiasi yang sangat tinggi dan standing applause dari penonton pada puncak pementasan drama musikal Laskar Pelangi di Esplanade Theatres on The Bay, Singapura, Januari 2011.

Elisabeth Dwi Purna dan biasa dipanggil Lisa Depe ini belajar bernyanyi secara otodidak, foto: Rosiana
Lisa Depe menyanyi adalah passion-nya

Wanita yang memiliki nama asli Elisabeth Dwi Purna dan biasa dipanggil Lisa Depe ini belajar bernyanyi secara otodidak, alias tidak pernah belajar secara khusus di sekolah musik. Ia mulai suka menyanyi ketika duduk di bangku SMA dan mulai sering menyanyi bersama band. Kemudian ia juga menyanyi di gereja dan bergabung di berbagai paduan suara di Malang.

Setelah lulus kuliah, Depe meninggalkan Malang dan pergi ke Jakarta untuk mengadu nasib dan mencari banyak pengalaman bernyanyi. Di Jakarta, tahun 2009-2010 Depe bergabung dengan Batavia Madrigal Singers (BMS) pimpinan Avip Prayitna, dan mengaku banyak belajar dari Avip Prayitna. Bersama BMS, ia juga pernah mengikuti lomba paduan suara di berbagai kompetisi seperti di Italia.

Dalam pengalamannya bernyanyi, Depe pernah menjadi 12 finalis Indonesian Idol session 3; ajang lomba vokal di salah satu staiun televisi swasta pada tahun 2006. Ia juga pernah menjadi penyanyi drama musikal Laskar Pelangi yang diproduksi oleh Miles Production tahun 2010-2011. Salah satu pengalaman bernyanyi yang paling membanggakan buat Depe yaitu ketika ia mendapat apresiasi yang sangat tinggi dan standing applause dari penonton pada puncak pementasan drama musikal Laskar Pelangi di Esplanade Theatres on The Bay, Singapura, Januari 2011.

Wanita yang awalnya memiliki cita-cita ingin menjadi jurnalis ini mengaku lahir bukan dari keluarga musisi, namun ia menyadari bahwa menyanyi adalah passion-nya. Penyanyi yang membuat ia sadar kalau dirinya suka menyanyi ialah Alicia Keys, pada waktu pertama kali mendengarkan album pertama Alicia pada tahun 2001 dan ketika melihat penampilan Alicia di American Music Awards. Dari situ Depe bertekad untuk bisa bernyanyi seperti Alicia.

Elisabeth Dwi Purna dan biasa dipanggil Lisa Depe ini belajar bernyanyi secara otodidak, foto: Rosiana
Lisa Depe dan Judika sedang berlatih bersama 
Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia 
Madrigal Singers (BMS) untuk pementasan 
Love of My Live di Teater Jakarta, TIM

Hal yang paling mengesankan bagi Depe adalah ketika ayahnya pertama kali bilang "suaramu bagus ya, nak...," kata Depe menirukan ayahnya setelah sang ayah mendengar ia menyanyi pertama kali di gereja. Depe menerangkan bahwa ayahnya sangat sulit sekali memuji, sehingga ini salah satu hal yang paling mengesankan.

Mimpi bagi Depe sulit digambarkan karena ia merasa bukan orang yang ambisius, tetapi yang penting baginya bisa terus bernyanyi adalah hal yang paling membahagiakan, "Mumpung saya masih bisa nyanyi saya akan menyanyi terus, karena menyanyi itu membebaskan dan membuat saya senang," kata Depe, yang menjadi teman duet Judika pada konser Love of My Live persembahan Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia Madrigal Singers (BMS) di Teater Jakarta, TIM, Sabtu 18 April 2015 .

Temen nan yuk ..!

Naskah dan Foto:Rosiana

PROFIL

Baca Juga

Artikel Terbaru

  • 11-06-15

    Hujan Terakhir di Ke

    Puisi karya Slamet Riyadi Sabrawi berjudul “Hujan Terakhir di Kelopak Mei” digubah menjadi lagu dan digarap model orkestra oleh ‘Alfries and Friends... more »
  • 11-06-15

    Sebuah Buku Penting

    Buku koleksi Perpustakaan Tembi ini tergolong lama, terbitan tahun 1955. Buku berbahasa Belanda ini termasuk salah satu referensi penting dalam studi... more »
  • 10-06-15

    Mahasiswa Wisma Baha

    Mereka start dari gerbang Tembi masuk menyusuri sawah-sawah yang kala itu padi sedang tumbuh menghijau, kemudian masuk ke desa-desa yang pernah... more »
  • 10-06-15

    Denmas Bekel 10 Juni

    Denmas Bekel 10 Juni 2015 more »
  • 10-06-15

    Buku yang Komprehens

    Buku ini berisi berbagai hal tentang Sumatra dari abad ke-16 sampai saat ini. Di dalamnya mengungkap tentang kehidupan elit kerajaan, masyarakat... more »
  • 09-06-15

    FMT 2015: Pertunjuka

    Hanyaterra, kelompok kolektif musik keramik dari Jatiwangi Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, tampil memukau dalam Festival Musik Tembi (FMT) 2015,... more »
  • 09-06-15

    FMT 2015: Proses Men

    Berdasarkan penilaian pengamat musik dan audiens, diputuskan lima terpilih yang masuk dalam album kompilasi MTB 2015 adalah Kemlaka, Kelu, Ruas Bambu... more »
  • 09-06-15

    #SaveMusicIndonesia

    Gerakan ini sebagai salah satu apresiasi terhadap musik, musisi, dan industri musik Indonesia. Pembajakan, minimnya musik anak, perizinan pemutaran... more »
  • 08-06-15

    Mereka Juga Meramaik

    Para pembaca puisi ini kebanyakan sudah berulang kali datang menghadiri Sastra Bulan Purnama (SBP), sehingga memang sudah mengenal acara ini. Namun... more »
  • 08-06-15

    Sandy Thema Pamerkan

    Merek perhiasan lokal, Pistos dengan desainernya Sandy Thema mempersembahkan koleksi perhiasan terbarunya ‘Archipelago’. Terinspirasi dari kekayaan... more »