MENGENAL DARI DEKAT
MUSEUM SAMPOERNA SURABAYA (2)

MENGENAL DARI DEKAT MUSEUM SAMPOERNA SURABAYA (2)

Setibanya pengunjung memasuki ruang depan di Museum House of Sampoerna, yang pertama dirasakan adalah aroma menyengat tembakau dan cengkeh yang harum. Di kanan kiri banyak koleksi yang dipajang, seperti yang telah diutarakan sebelumnya, ada sepeda onthel, warung kelontong sederhana yang pernah menjadi mata pencaharian pemilik Sampoerna, Liem Seeng Tee, produk berupa tembakau dan cengkih, tempat merajang tembakau dan mengeringkan tembakau, dan lainnya. Di ruangan ini, juga dipajang foto-foto keluarga besar Liem Seeng Tee, anak-anak, dan cucu-cucunya. Ada juga koleksi pakaian kenangan yang dipajang di dalam almari. Selain itu ada juga koleksi meja kuno dengan di atasnya ada foto-foto keluarga. Beberapa foto dan lukisan tentang bahan rokok juga dipajang, seperti lukisan pohon tembakau dan orang memroses tembakau.

MENGENAL DARI DEKAT MUSEUM SAMPOERNA SURABAYA (2)

Ruangan depan ini cukup nyaman. Lampu-lampu yang menerangi koleksi tidak begitu terang, tetapi juga tidak begitu redup. Sehingga terlihat pengunjung bisa sangat nyaman melihat-lihat koleksi dengan detail. Masih di ruangan depan ini, ada banyak koleksi pecah-belah dan piala yang disimpan dalam almari kaca. Satu lagi yang menarik di ruang depan adalah koleksi ikan sejenis koi yang berjumlah 18 ekor. Menurut pemandu, jumlah ikan tersebut menunjukkan angka 2 x 9, dan angka 9 bagi pemiliknya dianggap sebagai angka keberuntungan.

Usai melihat-lihat koleksi di ruang depan, pengunjung bisa melanjutkan melihat koleksi di ruang berikutnya, yang kebetulan berada di belakangnya. Kedua ruang tersebut hanya dihubungkan dengan satu pintu. Di ruangan ini, pengunjung masih bisa melihat foto-foto keluarga besar Liem Seeng Tee dan semua relasi bisnisnya. Ada yang menarik dari foto-foto tersebut, menurut pemandu, penerus Rokok Sampoerna biasanya jatuh pada anak nomor dua. Setiap koleksi foto diterangi dengan lampu mungil terang, sehingga mudah terlihat oleh pengunjung. Beberapa buku ikut dipamerkan di ruangan ini.

MENGENAL DARI DEKAT MUSEUM SAMPOERNA SURABAYA (2)

Memasuki ruangan selanjutnya, pengunjung disuguhi dengan koleksi seperangkat alat musik drum band, kostum, dan foto-foto. Ternyata alat musik ini pernah dipakai pentas di Festival Bunga Pasadena Amerika beberapa tahun silam. Para pemainnya adalah karyawan pabrik rokok miliknya. Inilah kebanggaan Indonesia tampil di Festival Bunga dunia yang diwakili oleh rokok Sampoerna Surabaya.

Di sebelahnya, yaitu di dalam almari-almari kaca tertutup rapat, pengunjung bisa melihat-lihat berbagai merk rokok yang pernah diproduksi oleh rokok Sampoerna. Merk-merk rokok itu ada yang masih diproduksi, tetapi sebagian besar sudah tidak diproduksi lagi. Masih di ruangan sama, ada koleksi dokar dengan dua roda. Menurut pemandu, dokar ini pernah dipakai oleh keluarga Liem Seeng Tee dalam urusan bisnis dan keluarga di masa silam.

MENGENAL DARI DEKAT MUSEUM SAMPOERNA SURABAYA (2)

bersambung

Suwandi


Artikel Lainnya :


Bale Inap Bale Dokumentasi Bale Karya Bale Rupa Yogyakarta