Penggurit Dua Kota Akan Tampil Di Tembi

28 Jul 2015 Para penggurit dari dua kota, Yogyakarta dan Surabaya, akan tampil bersama dalam launching antologi geguritan karya masing-masing penggurit, Jumat 31 Juli 2015, pukul 19.30 dalam acara Sastra Bulan Purnama di Tembi Rumah Budaya, Sewon, Bantul. Geguritan adalah puisi yang ditulis menggunakan bahasa Jawa.

Para penggurit dari dua kota, Yogyakarta dan Surabaya, akan tampil bersama dalam launching antologi geguritan karya masing-masing penggurit, Jumat 31 Juli 2015, pukul 19.30 dalam acara Sastra Bulan Purnama di Tembi Rumah Budaya, Sewon, Bantul. Geguritan adalah puisi yang ditulis menggunakan bahasa Jawa. Ada tiga judul antologi puisi yang diluncurkan yaitu,Sesanti Tedhak Siti’ karya Iman Budhi Santosa, ‘Jogja Sinangling Gurit’ karya Bambang Nursinggih dan ‘Gurit Banda Donya’ karya 9 penggurit dari Surabaya.

Para penggurit akan bertemu di Tembi Rumah Budaya, dan diharapkan para penggurit lain yang tinggal di Yogya bisa hadir sehingga acaralaunching antologi geguritan sekaligus merupakan momentum untuk saling bertemu antarpenggurit dari kota yang berbeda.

“Para penggurit Yogya akan memanfaatkan kesempatan ini untuk saling bertemu dan silaturahmi, dan syukur malah menjalin kerjasama para penggurit,” ujar Ons Untoro, Koordinator Sastra Bulan Purnama. 

Para penggurit dari Surabaya, yang geguritannya tergabung dalam antologi geguritan ‘Gurit BandhaDonya adalah Aming Aminoedhin, Widodo Basuki, Djoko Prakosa, Giyardi, Suharmono K., Trinil, Deny Aryanti, Razuno Kaori dan Suparto Brata. Buku setebal 124 halaman ini diisi dengan karya geguritan dalam dua bahasa, Jawa dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Aming Aminoedhin, sekretaris Paguyuban Pengarang Sastra Jawa Surabaya (PPSJS)  mengatakan, “ kumpulan puisi garapan baru bertajuk ‘Gurit Bandha Donya’ ini semoga bisa memberikan petunjuk kepada siapa saja, utamanya orang Jawa, yang kurang mengerti bahasa Jawa, akan bisa membuka dan mengerti arti puisi secara lebih mudah. Setidaknya bisa lebih mudah dimengerti, serta terlihat jelas puisi itu ditangkap dari suasana perasaan penyairnya.”

Dalam Sastra Bulan Purnama ke-46 ini, akan tampil juga Dhenok Kristianti, seorang penyair dan pemain teater dari Yogya, yang sekerang menetap di Jakarta, dengan pertunjukan monolog yang membawakan lakon ‘Misteri Kopor Coklat Tua, atau Kisah Nyai Ontosoroh’.

Dalam penampilannya, setiap penggurit mempunyai model dan gaya yang berbeda-beda. Para penggurit dari Surabaya diberi kebebasan untuk menafsirkan karya geguritannya dalam bentuk pertunjukan. Bambang Nursinggih, penggurit dari Yogya, biasanya akan membawakan puisinya dalam prosesi ritual.

Ons Untoro

SENI PERTUNJUKAN

Baca Juga

Artikel Terbaru

  • 03-08-15

    Sendang Kali Ayu Dod

    Sendang Kali Ayu ini dulu dibuat atau ditemukan oleh Mbah Ronowijoyo. Kisahnya, pada suatu ketika Mbah Ronowijoyo kedhuk-kedhuk (menggali tanah) di... more »
  • 03-08-15

    Wayang Pesisiran Tam

    Ki Tri Luwih Wiwin Nusantara dari Kayen, Kota Pati, Jawa Tengah, mendapat kesempatan tampil mendalang, lengkap bersama rombongan pengrawit serta... more »
  • 01-08-15

    Hari Baik dan Hari J

    Orang yang lahir pada Selasa Kliwon, pada periode usia 0 s/d 12 tahun, adalah ‘PA’ Pandhita, baik. Usia 12 s/d 24 tahun, adalah ‘SA’ Sunan, baik.... more »
  • 01-08-15

    Tajong Samarinda Dib

    Tajong Samarinda pada mulanya dibawa oleh para pendatang Suku Bugis Wajo yang berpindah ke Samarinda karena tidak mau patuh pada perjanjian Bongaja... more »
  • 01-08-15

    UU Tata Niaga Gula d

    Di Perpustakaan Tembi tersimpan dengan baik buku lawas ini yang berisi tentang undang-undang tata niaga gula di Hindia Belanda. Peraturan ini... more »
  • 31-07-15

    Kue Cubit Kudapan Po

    Berawal dari makanan cemilan gerobak yang banyak dijual di sekolah-sekolah dasar, kue mungil berbahan dasar tepung ini semakin populer bahkan “naik... more »
  • 31-07-15

    mas Bekel

    mas Bekel more »
  • 28-07-15

    Masalah Ekologi Indo

    Buku ini berisi tentang masalah ekologi terutama di Indonesia dalam perspektif dekade 1950-an. Pertambahan jumlah penduduk mau tidak mau memang akan... more »
  • 28-07-15

    From The New World d

    Indonesian Youth Symphony Orchestra (IYSO) kembali tampil di Tembi Rumah Budaya dengan melibatkan banyak anggota Sri Aman Orchestra, Malaysia,... more »
  • 28-07-15

    Penggurit Dua Kota A

    Para penggurit dari dua kota, Yogyakarta dan Surabaya, akan tampil bersama dalam launching antologi geguritan karya masing-masing penggurit, Jumat 31... more »