Pesona Bahasa Nusantara Menjelang Abad ke -21

Judul : Pesona Bahasa Nusantara Menjelang Abad ke -21  Penyusun : Parakitri T. Simbolon  Penerbit : PMB-LIPI, KPG & The Ford...

Orang Jumat Pon Hatinya Baik, Mendambakan Kerukunan dan Kedamaian Keluarga (21 – 27 September 2014)

Gaya bicara orang Jumat Pon menyenangkan. Hatinya baik, tidak mempunyai nafsu jahat, kuat untuk menahan tidur, cepat mencapai sejahtera lahir batin,...

Kirab Ki Ageng Tunggul Wulung, Upacara Adat Lestari

Dapat dipastikan bahwa upacara tersebut dilaksanakan pada setiap habis masa panen rendhengan atau panen raya di akhir musim penghujan yang biasanya...

Malam Ini Landung Simatupang Membaca Diponegoro di Tembi

Berbeda dengan pembacaan-pembacaan Diponegoro oleh Landung sebelumnya, kali ini episode yang diangkat adalah sejak lahir hingga kematian pangeran...

Sajian Lagu-lagu The Beatles dalam Format String

Musik The Beatles dihadirkan berbeda oleh Anime String Orchestra dengan konduktor Haryo “Yose” Soejoto. Musik-musik The Beatles, yang digubah oleh...

Pelajar dan Guru SMPN 7 Yogyakarta Singgah di Tembi Rumah Budaya

Author: kombi / Date: 28-06-2013 / Tag: Berita budaya /

Berita Budaya

Pelajar dan Guru SMPN 7 Yogyakarta Singgah di Tembi Rumah Budaya

Banyak siswa tidak mengerti benda-benda yang pernah dihasilkan oleh nenek moyang kita, termasuk fungsi dan kegunaannya. Untuk itu, mereka diajak ke Tembi, guna sedikit banyak mengetahui benda koleksi yang pernah digunakan masyarakat Jawa dalam kehidupan sehari-hari di masa lalu.

Kunjungan SMPN 7 Yogya ke Tembi Rabu 19 Juni 2013, sumber foto: Sartono
Menikmati Lukisan karya Otok Bima Sidharta

Banyak siswa tidak mengerti benda-benda yang pernah dihasilkan oleh nenek moyang kita, termasuk fungsi dan kegunaannya. Untuk itu, mereka diajak ke Tembi, guna sedikit banyak mengetahui benda koleksi yang pernah digunakan masyarakat Jawa dalam kehidupan sehari-hari di masa lalu. Dengan demikian, setidaknya anak-anak SMPN 7 Yogyakarta memiliki apresiasi dan menghargai budaya sendiri. Demikian antara lain yang disampaikan oleh Ibu Kris, ketua rombongan SMPN 7 Yogyakarta setelah tiba di Tembi pada hari Rabu, 19 Juni 2013 .

Kunjungan SMPN 7 Yogya ke Tembi Rabu 19 Juni 2013, sumber foto: Sartono
Melihat Koleksi Museum

Rombongan Ibu Kris sebanyak 63 siswa dan 7 guru pendamping. Selain ingin mengetahui benda-benda koleksi museum Tembi, mereka juga ingin mengetahui kegiatan seni budaya dan melihat dari dekat fasilitas yang ada di Tembi, seperti museum, perpustakaan, ruang pameran, rumah inap tradisional, Waroeng Dhahar “Pulo Segaran”, kolam renang konsep belik, amphiteater, dan lain sebagainya.

Kunjungan SMPN 7 Yogya ke Tembi Rabu 19 Juni 2013, sumber foto: Sartono
Melihat Kolam Ikan di Rumah Inap Tembi

Usai mendapat penjelasan singkat mengenai sejarah Tembi Rumah Budaya di pendopo Yudonegaran, para pelajar dan guru itu diajak keliling lokasi Tembi yang seluas sekitar 7.000 m2 ini. Usai berkeliling dan mencatat segala sesuatu yang penting saat dijelaskan, sebelum pulang, mereka menikmati jajanan di angkringan Wates. Lalu mereka melanjutkan perjalanan ke Museum Geospasial Gumuk Pasir Parangtritis dan terakhir berkunjung ke Pantai parangtritis untuk melepas penat.

Kunjungan SMPN 7 Yogya ke Tembi Rabu 19 Juni 2013, sumber foto: Sartono
Bersantai di Taman Bulus

Suwandi
Foto: Sartono

Berita budaya Jakarta