Sajian Lagu-lagu The Beatles dalam Format String

Author:editorTembi / Date:19-09-2014 / Musik The Beatles dihadirkan berbeda oleh Anime String Orchestra dengan konduktor Haryo “Yose” Soejoto. Musik-musik The Beatles, yang digubah oleh Yose, dimainkan dalam format string, sehingga dapat disebut The Beatles ala Anime String Orchestra.

Konser Anime String Orchestra, konduktor Haryo “Yose” Soejoto, Galeri Salihara, Minggu 14 September 2014, foto: Natalia
Penampilan Anime String Orchestra, dengan konduktor 
Haryo “Yose” Soejoto, foto: foto: Natalia S

Pada era 60-an tak mungkin jika tak mengenal nama John Lennon, Paul McCartney, George Harrison dan Ringo Starr yang tergabung dalam The Beatles. Band rock legendaris asal Liverpool, Inggris, ini memengaruhi atmosfer musik di seluruh dunia sampai saat ini.

Selama dua hari tanggal 13 & 14 September 2014 dalam rangkaian Festival Salihara Kelima, musik The Beatles dihadirkan berbeda oleh Anime String Orchestra dengan konduktor Haryo “Yose” Soejoto. Musik-musik The Beatles, yang digubah oleh Yose, dimainkan dalam format string, sehingga dapat disebut The Beatles ala Anime String Orchestra.

Magical Mystery Tour merupakan tema konser dan lagu The Beatles menjadi pembuka pertunjukan hari kedua pada Minggu, 14 September 2014 di Galeri Salihara, Jakarta. Tidak hanya format string orchestra, Yose mengambil karakter dan jumlah personil The Beatles, yang diaransemenkan juga untuk format string quartet (2 violin, 1 viola dan 1 cello) dan jumlahnya sama dengan personil The Beatles yaitu 4 orang.

Yang unik adalah musik The Beatles yang biasanya dipenuhi dengan suara rythm bass elektrik dan drum, pada kali ini dibunyikan menggunakan alat musik gesek secara akustik. Meski tidak menggunakan alat musik elektrik, karakter musik The Beatles tetap dapat dirasakan. Berbagai ritmis dan teknik gesek juga dihadirkan dalam memainkan lagu-lagu The Beatles ini, salah satunya seperti teknik double stop (menggesek 2 dawai secara bersamaan).

Yose menerangkan, tujuan mengaransemen musik ini agar dipahami anak muda. Gagasan itu muncul ketika ia mengajar musik di Universitas Pasundan. Yose memiliki latar belakang musik klasik, sedangkan mahasiswanya memiliki latar belakang musik beraliran pop dan rock. Musik yang Yose pahami jelas tidak dipahami oleh mahasiswanya. Akhirnya Yose mulai mencoba cara melalui pendekatan bahasa musikal dari lagu yang dikenal, yaitu dengan menerjemahkan dan mengaransemenkan lagu The Beatles ke dalam bentuk notasi dan perlahan-lahan mahasiswa pun tertarik.

Pertunjukan Anime String Orchestra kali ini membawakan 14 lagu pada sesi pertama dari lagu The Beatles dan 7 lagu komposisi Jimi Hendrix, Emerson, Lake & Palmer, Yes dan Aroon Copland yang semua repertoar ini di aransemen oleh Yose.

Pertunjukan ini memberikan inovasi tersendiri pada string orchestra yang biasanya membawakan repertoar klasik. Sayangnya dari segi penampilan, mereka kurang tertata rapih sehingga terlihat kurang selaras. Meski begitu dalam pertunjukan yang memakan durasi 2 jam lebih ini, Anime String Orchestra berhasil membuat penonton tetap duduk menikmati musik mereka.

Rosiana

Berita budaya

Latest News

  • 20-09-14

    Denmas Bekel 20 Sept

    more »
  • 20-09-14

    Pesona Bahasa Nusant

    Judul : Pesona Bahasa Nusantara Menjelang Abad ke -21  Penyusun : Parakitri T. Simbolon  Penerbit : PMB-LIPI, KPG & The Ford... more »
  • 20-09-14

    Orang Jumat Pon Hati

    Gaya bicara orang Jumat Pon menyenangkan. Hatinya baik, tidak mempunyai nafsu jahat, kuat untuk menahan tidur, cepat mencapai sejahtera lahir batin,... more »
  • 19-09-14

    Kirab Ki Ageng Tungg

    Dapat dipastikan bahwa upacara tersebut dilaksanakan pada setiap habis masa panen rendhengan atau panen raya di akhir musim penghujan yang biasanya... more »
  • 19-09-14

    Malam Ini Landung Si

    Berbeda dengan pembacaan-pembacaan Diponegoro oleh Landung sebelumnya, kali ini episode yang diangkat adalah sejak lahir hingga kematian pangeran... more »
  • 19-09-14

    Sajian Lagu-lagu The

    Musik The Beatles dihadirkan berbeda oleh Anime String Orchestra dengan konduktor Haryo “Yose” Soejoto. Musik-musik The Beatles, yang digubah oleh... more »
  • 18-09-14

    Mengungkap Keprihati

    Ada cukup banyak keprihatinan berkaitan dengan kehidupan sastra Jawa yang sepertinya hidup segan mati tak mau. Kondisi demikian sesungguhnya juga... more »
  • 18-09-14

    Didiet Maulana Tetap

    Didiet tetap bekerja keras memertahankan konsistensinya dalam melestarikan kain tradisional. Ia punya harapan generasi muda semakin mengenal kekayaan... more »
  • 18-09-14

    Museum Tembi Menampi

    Pada penampilan Karnaval Museum yang digelar Kamis sore 4 September 2014, Museum Tembi fokus menampilkan koleksi yang berkaitan dengan dolanan kuda... more »
  • 17-09-14

    Parade Jus Sehat nan

    Selain menu makanan, untuk bulan September 2014 ini Warung Dhahar Pulo Segaran Tembi juga merilis menu minuman sehat segar. Ada pun jenis-jenis... more »